Plugin Tabbed Widgets: Cara Mudah Menambahkan Tabber dan Accordion Widget di Sidebar

Tabber merupakan suatu antarmuka yang sering digunakan pada situs-situs berita dimana tabber tersebut berguna sekali untuk menambah ruang kosong dan membuat situs terlihat lebih ringkas dengan menggabungkan beberapa konten kedalam sebuah tab yang cukup kecil. Sedangkan accordion merupakan salah satu jenis tab yang digunakan untuk menggabungkan beberapa konten yang berbeda di sidebar (lihat bagian bawah blog ini). Accordion juga berguna untuk menambah ruang kosong karena cara kerjanya adalah dengan menampilkan satu konten yang dipilih dan menyembunyikan konten-konten lainnya yang tidak aktif.

Kedua-duanya biasanya dibuat dengan JavaScript. Akan tetapi penggunaanya agak sedikit merepotkan karena harus mengedit template dengan memasukkan kode-kode JavaScript dan style (CSS) serta menambah markup-nya sendiri di sidebar. Tetapi buat pengguna WordPress sekarang ada plugin yang memudahkan kita untuk menambahkan widget-widget dalam bentuk tabber dan/atau accordion tanpa resiko karena kita tidak perlu mengubah template yang kita gunakan. Plugin yang saya maksud adalah Tabbed Widgets. Plugin ini sangat mudah digunakan karena ada banyak pilihan konfigurasi widgetnya.

Untuk mencoba plugin ini pertama-tama unduh filenya terlebih dahulu di http://wordpress.org/extend/plugins/tabbed-widgets/. Selanjutnya ikuti langkah demi langkah berikut:

  1. Unggah file plugin Tabbed Widgets ke folder plugin WordPress.
  2. Aktifkan plugin tersebut: Dashboard → Plugins → Tabbed Widgets.
  3. Atur konfigurasi widget pada Design → Tabbed Widgets.

    Ada banyak pilihan konfigurasi yang bisa kita atur di halaman tersebut. Kita bisa menempatkan widget-widget dengan jumlah maksimal delapan widget pada sidebar, dan style-nya dapat diatur juga apakah jenis tabs atau accordion untuk masing-masing widget. Jika ingin menggunakan satu widget saja maka kita hanya perlu mengatur tabbed widget no.1 saja.

    Selanjutnya kita bisa menentukan sendiri berapa jumlah tab dan jenis kontennya untuk masing-masing tabbed widget. Maksimal enam tab yang dapat kita pilih dengan konten widget standar WordPress berupa Pages, Calendar, Blogroll, Tag Cloud, dan sebagainya. Selain itu ada beberapa pilihan lain yaitu Rotate tabs with interval (in seconds) yang berfungsi untuk merotasi tab secara otomatis dalam jeda waktu tertentu (satuan detik), dan Choose random start tab untuk menampilkan tab awal secara acak.

    Untuk menyimpan konfigurasi yang telah dipilih cukup dengan Update Options :)

  4. Menempatkan widget yang telah diatur kedalam sidebar: Dashboard → Design → Widgets.

    Selanjutnya cukup klik Add untuk menambahkan satu atau beberapa tabbed widget. Tidak ada pilihan yang bisa diatur lagi di sini jadi tinggal klik tombol Save Changes untuk melihat perubahan yang terjadi di blog.

    accordion widget               tabs widget

Walaupun relatif mudah digunakan, tampilan widget yang dihasilkan dari plugin ini tidak semuanya bagus dan cocok pada semua template, bahkan tidak dapat aktif pada beberapa template yang saya coba. Jadi untuk menyesuaikan supaya benar-benar tampak pas di blog kita memang harus melakukan sedikit "tweak" pada CSS-nya (uitabs.css).

Instant Internet Business Ideas

Related Posts ↓

Rahasia Sukses Paid Review

{13 Comments

  1. ruben bukan onsu said,

    Wrote on October 13, 2008 @ 6:22 pm

    woke.. langsung di coba dulu.. :p

  2. Keris said,

    Wrote on October 13, 2008 @ 11:33 pm

    kayaknya enak ya pake wordpress … tapi nanti dulu lah :)

  3. WELLY said,

    Wrote on October 14, 2008 @ 10:15 am

    harus dicoba nih , tapi ntar dulu deh takutnya nggak cocok ama template saya

  4. Uploader said,

    Wrote on October 14, 2008 @ 12:24 pm

    woh tetep ga ngerti saya… sumpah deg

  5. rizal akbar said,

    Wrote on October 14, 2008 @ 5:59 pm

    Hmmmmm….saya nggak pake WP… (~_~)

  6. badoer said,

    Wrote on October 14, 2008 @ 6:46 pm

    Belum mudeng cra pakeNa.. Tpi kira2 bisa ndak yach dipasang di template blog

  7. Ronggo said,

    Wrote on October 14, 2008 @ 8:40 pm

    mantaaf kayak nya gak butuuh mas pake gak niiih

  8. adinata said,

    Wrote on October 15, 2008 @ 7:31 pm

    bisa di coba nie, berfungsi gak ya …

  9. dije said,

    Wrote on October 15, 2008 @ 7:31 pm

    blogspot gak bisa ya ??

  10. fanari said,

    Wrote on October 15, 2008 @ 7:58 pm

    @Uploader: udah dicoba apa belum mas? :D
    @rizal akbar: dicoba pake WordPress offline juga bisa mas :)
    @badoer: dicoba dulu mas, gampang kok pakainya :)
    @Ronggo: hehe silakan mas kalau template tidak mendukng ya tidak usah dipakai :D
    @dije: ini buat blog WordPress, kalau blogspot pakai cara manual

  11. ipung said,

    Wrote on October 17, 2008 @ 11:00 pm

    kalo soal javascript, mas Fandy emang ga ada matinya.. Hari ini saya baru mau ngilangin tabber.js di blog saya tapi malah jadi jelek layout topsidebarnya.. musti utak-atik CSS lebih banyak nih :)

    Pake plugin emang benar-benar memudahkan orang-orang yang buta programming seperti saya ini :)

  12. fanari said,

    Wrote on October 18, 2008 @ 2:58 pm

    @ipung: wah kalau soal pemrograman pakai javascript saya memang belum bisa mas ipung, saya bisanya cuma pakai framework dan plugin yang udah tersedia, tinggal pasang terus bikin layout CSS-nya

  13. chodirin said,

    Wrote on October 31, 2008 @ 10:10 am

    hebta nih pluginnya.. tapi kalo themesnya ga support widget agak susah juga

Comment RSS