Mudahnya Mendapatkan Tema Premium Dengan Gratis

WordPress Premium Themes

Memakai tema berbayar atau yang sering kita kenal dengan nama premium theme mungkin menjadi suatu tren di dunia blog, terutama majalah online dan blog korporat. Salah satu keuntungan memakai tema premium adalah menghindarkan pengguna WordPress dari pemakaian tema gratisan yang dipakai banyak orang. Bagi web designer (baik sebagai freelance maupun mereka yang berada di agen disain), ini sangat menguntungkan karena mereka punya kesempatan mendapatkan income tambahan dari berjualan tema premium. Lalu apakah arti dari tema premium itu sebenarnya? Apa bedanya dengan tema-tema gratisan yang banyak dipakai?

Kebanyakan tema premium memiliki “kualitas” yang lebih baik daripada tema gratisan, terutama dalam hal layout dan fitur yang jarang terdapat pada tema gratisan, yang membuat WordPress menjadi lebih dari sekedar personal publishing platform. Selain itu penyedia tema premium juga banyak (dan seharusnya) menyediakan layanan dukungan penuh pada “klien”nya untuk menjawab semua pertanyaan dan masalah, disamping dokumentasi yang jelas yang juga harus diperhatikan. Dan yang paling jelas kita perhatikan adalah soal fitur yang kelihatannya sangat menawan, tetapi kalau kita cermati banyak tema premium yang bergantung pada plugin bawaan tema premium itu sendiri, sehingga tanpa plugin-plugin tersebut tema premium seperti menjadi tidak “berguna” lagi. Banyak juga yang memasukkan JavaScript untuk menambah fungsionalitas atau sekedar memperindah tampilan blog. Ada lagi, salah satu yang diunggulkan dari tema premium adalah bebas dari error, baik dalam hal coding (XHTML dan CSS), salah penulisan, dan lain-lain. Untuk yang satu ini saya agak kurang setuju, karena seharusnya semua desainer tema memperhatikan penulisan kode yang benar pada tema, baik yang gratis atau berbayar. Walaupun masih terdapat kode yang tidak valid, paling tidak ada alasan yang tepat untuk itu (untuk memvalidasi kode XHMTL menggunakan validator XHTML, dan untuk CSS menggunakan halaman validator CSS).

Dengan banyaknya tema gratisan saat ini, perlukah kita memakai tema premium? Bahkan kalau kita mau mencari dengan bantuan google dengan keyword yang tepat, kita bisa dengan mudah mendapatkan tema premium “curian” yang bisa diunduh dengan gratis. Beberapa waktu lalu pun saya mendapatkan tema premium seharga $89.99 dari hasil pencarian Google. Yah, karena keasyikan, saya banyak mendapatkan tema-tema premium yang lain. Dan apa yang saya dapat, ternyata cuma tema “biasa” yang dijejali script-script AJAX (yang sebetulnya bisa kita dapatkan dengan gratis, lengkap dengan dokumentasi/tutorialnya). Tidak semua orang membutuhkan tema premium, banyak tema-tema gratis yang bisa kita pilih salah satu. Kalau kita mau kita bisa belajar mengedit tema atau mendisain sendiri sesuai yang kita inginkan, tidak perlu membayar mahal untuk sekedar tampil beda dengan yang lain. Nah bagaimana pendapat kalian mengenai tema berbayar dibandingkan dengan semangat open source yang dibuat oleh dan untuk komunitas WordPress itu sendiri sehingga semua orang bisa mendapatkannya secara gratis?

Instant Internet Business Ideas

Related Posts ↓

Rahasia Sukses Paid Review

{35 Comments so far }

  1. edy said,

    Wrote on August 13, 2008 @ 4:39 pm

    sebenernya di kalangan desainer theme di sono juga ini jadi perdebatan, yg gratis nan keren aja buanyak kenapa mesti bayar?
    tapi pasti ada celah untuk bisnis itu, buktinya masih banyak penyedia theme bayaran
    mmm emang pake kiwot apa sih nyarinya :D

  2. badoer said,

    Wrote on August 13, 2008 @ 4:41 pm

    wah saya sih milih yang gratisan ajah. toh ndak terlalu efek bgt koq dengan yang berbayar

  3. Petani Internet said,

    Wrote on August 13, 2008 @ 6:33 pm

    Wow bagus donk kalau premium juga gratis, bisa menghemat anggaran nih.

    Tapi di mana linknya untuk download….

    Salam

  4. monsterikan said,

    Wrote on August 13, 2008 @ 6:43 pm

    gue lagi rencana mau buat ndiri.. cuman masih blom familiar dengan software di ubuntu .. maklum beginner

  5. Masenchipz said,

    Wrote on August 13, 2008 @ 7:16 pm

    pokoknya yg gratis emang enak… he…he…

  6. gus said,

    Wrote on August 13, 2008 @ 10:35 pm

    yang blogger ada ga?

  7. Ecko said,

    Wrote on August 14, 2008 @ 12:11 am

    Betul, Mas. Daripada bayar mahal mending belajar sendiri aja untuk otak-atik yg gratisan. Saya dulu babar blas gak ngerti HTML, tapi karena kurang kerjaan ngotak-atik template Blogger akhirnya ngerti deh dikit2. Kalo cuma ganti warna atau gambar mah sudah bisa. Padahal itu kan gak perlu dibanggain ya? :D

  8. the gands said,

    Wrote on August 14, 2008 @ 8:44 am

    Klo saya cari yang simple dan gak ngejlimet aja deh.. simplified deh…

  9. kipas said,

    Wrote on August 14, 2008 @ 10:49 am

    Saya suka yang gratis trus di modif, biar tampil beda… :mrgreen:

    dari pada beli theme lebih baik buat bayar cicilan hosting ;)

  10. fanari said,

    Wrote on August 14, 2008 @ 12:59 pm

    @edy: ya yg gratisan aja sudah cukup buat blog pribadi, tinggal diedit aja biar lebih personal.. kiwod?? hehe nggak enak nih ama yg punya theme :D
    @badoer: biar tampil beda gitu maksudnya mas :D
    @Petani Internet: wah nggak enak ama yg buat tema premium, cari ndiri aja ya :D
    @monsterikan: pake windows aja bisa
    @Masenchipz: apalagi yg premium.. :D
    @gus: wah belum tahu kalau2 ada template blogger premium
    @Ecko: hehe semangat mas, mungkin mas bisa jadi disainer template blogger :)
    @the gands: ya, tinggal pake yg plug n’ play
    @kipas: nggak usah beli, cari aja banyak kok hehe :D

  11. Vandy said,

    Wrote on August 14, 2008 @ 3:25 pm

    Enakan yang gratis-tis-tis…

  12. Izandi said,

    Wrote on August 14, 2008 @ 3:26 pm

    bagus trus gratis, wah mantap tuh.

  13. malapu said,

    Wrote on August 15, 2008 @ 1:24 am

    kalo soal theme saya mending pilih yang gratisan aja deh.. soalnya dah banyak juga yang gratisan tapi keren2

  14. Paman Gober said,

    Wrote on August 15, 2008 @ 7:20 am

    Gratis is the best.

  15. konsultasi kesehatan said,

    Wrote on August 15, 2008 @ 12:02 pm

    Wah…aku mo blajar juga Mas……cari preminum ..mau donk…buat dioprek2…

  16. emfajar said,

    Wrote on August 15, 2008 @ 12:52 pm

    lebih milih yang gratis tapi klo ada yg premium gratis boleh juga.. :D

  17. Ardian said,

    Wrote on August 15, 2008 @ 8:15 pm

    Wah, kasih tau aku donk tempat downloa premium themes-nya. Aku butuh banget nih… BLogku masih kacau themes-nya :)

  18. fanari said,

    Wrote on August 17, 2008 @ 7:50 pm

    @Ardian: coba tanya aja sama Mas Ronggo :)

  19. hendra said,

    Wrote on August 18, 2008 @ 5:29 pm

    setuju deh kang, saya juga pkai tema gratis n tak edit sendiri, nyatanya juga sekarang ga’ ada yang nyamain tuh, he, he. kunjungi blogq juga ya, di http://celotehan.com, salm kenal.

  20. ??????? ?????? ??????????? ?????????? said,

    Wrote on August 18, 2008 @ 10:01 pm

    ??? ???????!

  21. Adieska said,

    Wrote on August 21, 2008 @ 11:13 am

    Saya punya banyak koleksi tema premium gratisan curian hasil searching di google :D

  22. Richie Rich said,

    Wrote on August 22, 2008 @ 10:40 am

    @ adieska : wah, kok ngak di announce bro. mau duong. :D

    @ fanari : saya lebih baik make gratisan bro. Duitnya dipake buat beli hosting aja.

  23. Wahyu Reza Prahara said,

    Wrote on August 26, 2008 @ 1:01 pm

    sebenarnya enak juga sih make yang premium..
    karena unik ;)
    tapi ya wes lah mas..make yang gratis toh sama aja
    hehehehe

  24. iis sugianti said,

    Wrote on September 21, 2008 @ 8:48 am

    hmm, patut dipertimbangkan nie….bilang suami ah suruh ganti theme blogku…cari yang gratisan….

  25. Memilih Disain Blog: Antara “Professional” dengan “Personal” | Fanari dash Id dot Com | My Official & Commercial Blog said,

    Wrote on October 8, 2008 @ 9:04 pm

    [...] diangkat oleh blogger di blog, baiknya tetap memperhatikan kesesuaiannya dengan theme yang dipakai. Tidak perlu membuang dolar untuk tema premium, cukup cari ribuan tema gratis yang sudah tersedia. Bagi yang mempunyai skill di bidang disain web [...]

  26. heri said,

    Wrote on November 5, 2008 @ 7:14 pm

    untuk sekarang masih kecukupan pake themes gratisan,
    tinggal edit ini-itu, comot sana-sini, dah terlihat personal n professional,
    sambil belajar bahasa coding, meski bukan dari ‘aliran’ desainer & programmer,
    kalo themes ini pake gratisan ato yg premium mas?

  27. fanari said,

    Wrote on November 5, 2008 @ 8:34 pm

    @Adieska: hoh sama, saya juga koleksi tema premium dari situs2 warez :lol:
    @iis sugianti: beli aja bu :D
    @heri: tema ini bikinan sendiri mas

  28. abid said,

    Wrote on November 14, 2008 @ 6:30 am

    cool, clasno pishesh, prodolzhay v tom zhe duhe

  29. Trik Membuat Level Heading Blog WordPress Lebih SEO-friendly | Fanari dash Id dot Com | Going to Become a CSS Artist said,

    Wrote on January 21, 2009 @ 11:32 am

    [...] dalam hal SEO yang belum pernah saya temukan di theme-theme manapun, baik itu theme gratisan maupun theme premium. Apa [...]

  30. rismaka said,

    Wrote on March 16, 2009 @ 5:50 pm

    Ciah… rugi donk saya…
    BTW salam kenal mas fanar.. saya kapan2 bisa berguru CSS sama XHTML nih sama sampeyan :)

  31. fanari said,

    Wrote on March 17, 2009 @ 5:03 pm

    @rismaka: nggak rugi mas, soalnya lebih baik beli theme premium yang legal, langsung dari developernya ;)

  32. jagoan neon said,

    Wrote on April 5, 2009 @ 2:37 pm

    keren mas.. manthab..

  33. Aldy said,

    Wrote on July 25, 2009 @ 2:51 am

    Namanya juga peluang bisnis, dengan sebutan “premium” kadang menjadi tergoda untuk membeli, kayaknya enak yang gratis ya, sekalian belajar ngedit dan memahami strukturnya…try n error gitu.

  34. hpnugroho.com said,

    Wrote on October 10, 2009 @ 2:15 pm

    mungkin premium disini maksudnya dari sisi support nya kali .. kalo bayar kan bisa minta customize sama developernya .. mungkin lho …

  35. Fauzie said,

    Wrote on December 10, 2009 @ 10:55 pm

    mending bikin template sndiri, yg sesuai dgn keinginan sndiri…. :D

Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Comment ↓

Name

E-mail

Website