7 Cara Mempercepat Akses Blog

Kecepatan download sebuah website memang menjadi salah satu faktor yang sangat mempengaruhi jumlah kunjungan/traffic terhadap website tersebut. Tak terkecuali dengan sebuah blog. Blog dengan desain menarik pada beberapa keadaan memang bisa membuat orang selalu tertarik untuk berkunjung, tapi tentu saja bila diimbangi dengan kecepatan akses yang cukup. Beberapa cara sederhana di bawah ini bisa membantu meningkatkan kinerja dan kecepatan blog kita.

Gunakan penulisan kode yang efektif

Penulisan kode-kode yang efektif bisa dilakukan dengan cara mengurangi whitespace atau baris kosong yang terdapat dalam template yang kita pakai. Selain itu, usahakan menghapus line-line komentar yang terlalu banyak dan tidak terlalu berguna. Penulisan notasi yang singkat dan efektif, terutama pada CSS, juga dapat sedikit mempengaruhi kecepatan akses blog kita. Berikut beberapa contoh penyingkatan kode-kode pada template blog.

Contoh 1:

Terlalu banyak baris kosong (whitespace):

.title {

background: #DAEBF3;

width: 100%;

padding: 10px;

border: 1px solid #DAEBF3;

}

Penulisan yang lebih efektif:

.title {background:#DAEBF3;width:100%;padding:10px;border:1px solid #DAEBF3}

Contoh 2:

Contoh penulisan yang kurang efektif:

.title a:link { color: #990000; }
.title a:visited { color: #990000; }
.title a:hover { color: #990000; }
.title a:active { color: #990000; }

Penulisan notasi yang singkat dan lebih efektif:

.title a:link,.title a:visited,.title a:hover,.title a:active {color: #990000}

Minimalkan penggunaan JavaScript dan skrip-skrip eksternal

JavaScript dan teknologi AJAX memang telah banyak digunakan pada era Web 2.0 seperti sekarang ini, apalagi dalam hal efek visual. Penggunaan JavaScript memang mampu memperkaya tampilan antarmuka web/blog kita dan memberi nilai tambah dalam hal disain. Tapi kebanyakan JavaScript yang digunakan, apalagi yang memanfaatkan framework, memiliki ukuran yang lumayan besar dan pastinya akan lebih memperlambat blog daripada blog yang bersih dari JavaScript.

Yang perlu kita pahami bahwa tidak semua JavaScript yang menurut kita sangat keren jika dipasang di blog dapat memberi banyak manfaat. Kita ambil contoh saja efek JavaScript semacam Lightbox yang memberikan efek window overlay (seperti yang sudah diterapkan pada WordPress versi 2.6 ke atas saat preview sebuah tema di bagian Manage Themes) terhadap suatu objek seperti gambar/image *CMIIW*. Nah, jika kita jarang memposting koleksi foto tentunya Lightbox menjadi kurang berguna jika harus ditambahkan di blog.

Pemakaian skrip-skrip luar/eksternal seperti tracker, MyBloglog, skrip iklan, Plurk widget, Twitter, dan sebagainya kadang-kadang juga mempengaruhi kecepatan akses blog kita. Kalau bisa kurangi skrip-skrip semacam itu dan perbanyaklah skrip-skrip iklan seperti AdSense, hehe :gajian:

Maksimalkan penggunaan file-file kompresi

Jika JavaScript memang harus ditambahkan di blog, sebaiknya gunakan file-file JavaScript yang sudah dikompres menggunakan program kompresor semacam Dean Edward's Packer atau Yahoo! UI (YUI) Compressor. File-file yang telah terkompres mempunyai ukuran yang jauh lebih kecil bahkan sampai beberapa kali lipat untuk file JavaScript berukuran besar karena baris-baris kosong dan dokumentasi atau line komentar telah dihilangkan.

Akan tetapi penggunaan file-file kompresi bukannya tanpa kekurangan sama sekali. Yang perlu kita tahu bahwa ukuran bukanlah segalanya, karena pada kompresi tertentu malah membuat browser membutuhkan waktu lama untuk melakukan dekompresi file sebelum bisa ditampilkan secara utuh di browser. Teknik-teknik lain yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan cara Gzip (mod_gzip) dan HTTP compression. Tetapi maaf saya masih belum paham menggunakan cara-cara tersebut :mrgreen:

Kurangi perintah PHP dan query ke database

Usahakan untuk mengurangi perintah PHP dan query yang berhubungan dengan database. Ini sering kita jumpai di blog yang menggunakan WordPress. Memang perintah-perintah semacam ini memberikan banyak kemudahan dan mempunyai banyak manfaat seperti membuat tema WordPress menjadi "portable" karena menyesuaikan dengan direktori yang dipakai, tetapi browser secara alamiah lebih cepat menampilkan perintah HTML dibanding harus mengeksekusi perintah PHP atau query di server.

Contoh:

Bandingkan:

<link rel="stylesheet" href="<?php bloginfo('stylesheet_url'); ?>" type="text/css" media="screen" />
<script type="text/javascript" src="<?php bloginfo('template_directory'); ?>/jquery.js"></script>
<link rel="alternate" type="application/rss+xml" title="<?php bloginfo('name'); ?> RSS Feed" href="<?php bloginfo('rss2_url'); ?>" />

Dengan:

<link rel="stylesheet" href="http://www.domain.com/wp-content/themes/default/style.css" type="text/css" media="screen" />
<script type="text/javascript" src="http://www.domain.com/wp-content/themes/default/jquery.js"></script>
<link rel="alternate" type="application/rss+xml" title="Your Blog RSS Feed" href="http://feeds.feedburner.com/FanariDashIdDotCom" />

Non aktifkan dan hapus plugin-plugin yang kurang berguna

Plugin bisa menjadi salah satu penyebab lambatnya blog (WordPress) kita. Karena plugin sebenarnya menambahkan fungsi baru di blog kita, maka usahakan hanya menggunakan plugin-plugin yang benar-benar bermanfaat dan tentunya kita butuhkan. Lebih baik juga menggunakan plugin yang terus terupdate versinya.

Optimasi penggunaan file-file grafik/gambar

Jangan terlalu banyak memakai gambar untuk layout, dan kalau bisa ganti dengan kode-kode CSS, misalnya pada background. Jika gambar perlu dipakai untuk background misalnya, gunakan perintah repeat di CSS untuk mengulang tampilan gambar (tentu saja untuk gambar kecil yang bisa diulang-ulang tampilannya). Jika harus menggunakan gambar utuh maka pilih format gambar yang paling pas dengan tingkat kompresi yang sesuai. Format GIF mempunyai ukuran yang kecil namun mempunyai keterbatasan dalam hal warna.

Hapus widget-widget yang kurang berguna

Widget-widget yang sangat tidak berguna sering saya temui di blog terutama blogspot. Widget-widget seperti jam dinding, tag cloud yang berputar-putar, atau bahkan game Sudoku menurut saya tidak terlalu berguna jika dipasang di blog. Jangan pernah menganggap bahwa widget-widget semacam itu adalah aksesoris yang bisa mempercantik tampilan di blog kita. Memang siapa sih yang mau memainkan Sudoku yang kita pasang di sidebar?? Hehe.. :D

Mungkin ada cara-cara lain yang lebih teknikal untuk mengoptimasi sebuah situs, dan cara-cara di atas merupakan cara-cara sederhana yang biasa dipakai untuk mempercepat blog yang saya dapat dari pengalaman sendiri dan sumber-sumber lain tentunya, jadi silakan dicoba ;)

Instant Internet Business Ideas

Related Posts ↓

Rahasia Sukses Paid Review

{68 Comments so far }

  1. arif said,

    Wrote on September 13, 2008 @ 9:37 am

    Pemakaian skrip-skrip luar/eksternal seperti tracker, MyBloglog, skrip iklan, Plurk widget, Twitter, dan sebagainya kadang-kadang juga mempengaruhi kecepatan akses blog kita. Kalau bisa kurangi skrip-skrip semacam itu dan perbanyaklah skrip-skrip iklan seperti AdSense,

    Memang mending masang iklan ya… dapat duit ..

  2. Edi Psw said,

    Wrote on September 13, 2008 @ 11:26 am

    Penulisan no 1 bisa disingkat juga seperti ini :

    .title a:link,.title a:visited,.title a:hover,.title a:active {color: #990000;}

    btw, tips yang menarik nih.

  3. ember said,

    Wrote on September 13, 2008 @ 12:04 pm

    wew triknya boleh juga untuk di coba tapi gue ga mudeng hehe, itu bahasa planet yah..

  4. chiero said,

    Wrote on September 13, 2008 @ 1:31 pm

    hanya buat wordpress ya pak?
    :(

  5. Izandi said,

    Wrote on September 13, 2008 @ 8:54 pm

    Setuju mas fanari, apalagi yang widget itu!
    Saya pasang cuman alexa doank. Paling sebel kalo pas BW ada blog yg lama load cuma bwt ngeload “aksesorisnya”
    Mantep tipsnya..

  6. malapu said,

    Wrote on September 14, 2008 @ 12:16 am

    pake template yang ringan2 aja.. hehe

  7. Paman Gober said,

    Wrote on September 14, 2008 @ 9:59 am

    iya neh, kalo ringan hati menjadi senang pendapatan tambah lancar.. hehehe

  8. Jiewa said,

    Wrote on September 14, 2008 @ 1:14 pm

    Yap, bener.. matikan plugin2 yg ga berguna. Biasanya secara background ada plugin2 yg memaksa browser untuk mendownload script yg berat.

  9. badoer said,

    Wrote on September 14, 2008 @ 4:23 pm

    Wah mantap mas triknya, apalage tips buat WP, sangat membantu pemula seperti saya

  10. bisnis di internet said,

    Wrote on September 14, 2008 @ 5:59 pm

    sore-sore aq iseng-iseng blogwalking, ehhh ga taunya nemu blog ini. sumpeh kren bgt blogmya kk!!

  11. Bani said,

    Wrote on September 14, 2008 @ 11:00 pm

    Wah bagus juga neh info nya,,,
    tengkyu Mas, ntar blog saya yg pake wordpress saya cek aH….

  12. ericmphoto.com said,

    Wrote on September 15, 2008 @ 7:56 am

    Huhuhu…
    Kalo saya blom ada widget2 tertentu neh mas…
    :D

  13. otakkabel.com said,

    Wrote on September 15, 2008 @ 7:59 am

    Waduh,,, saya mah ga terlalu banyak make widget mas. N kalo masalah koding, ane ndak mudheng… Hehhehe….

  14. kipas said,

    Wrote on September 15, 2008 @ 12:07 pm

    Pake template yang Full CSS juga bisa mempercepat loading

  15. fanari said,

    Wrote on September 15, 2008 @ 3:05 pm

    @arif: :gajian:
    @Edi Psw: iya pak, sama aja
    @ember: wah ternyata ada orang planet lagi nyasar di sini yah :lol:
    @chiero: makanya pake wp :mrgreen:
    @badoer: selamat menikmati wp mas ;)
    @kipas: iya mending pake full CSS daripada kebanyakan gambar seperti blog ini :mrgreen:

  16. cena said,

    Wrote on September 15, 2008 @ 3:52 pm

    waw infonya yang berguna banget k fanari, thx yaaa :)

    jajal aaah

  17. orangndut said,

    Wrote on September 15, 2008 @ 9:48 pm

    Yah…cuman buat WP…hiks3 :( (

    Btw, kalo blog saya itu dah lumayan cepat pa blon? Mohon pendapatnya…hehehe

  18. fanari said,

    Wrote on September 16, 2008 @ 10:15 am

    @cena: sama2, silakan ;)
    @orangndut: bukan cuma buat wp mas, walaupun ada beberapa yang khusus buat wp, jadi silakan dicoba :)

  19. Bayu Aditya said,

    Wrote on September 16, 2008 @ 1:13 pm

    kalo masalah script saya emang boros, banyak blank space biar bisa gampang meng-organisirnya. oh iya pgn nambahin, plugin wp-cache juga bisa buat cepet kok

  20. Edi Psw said,

    Wrote on September 17, 2008 @ 8:23 pm

    Aku juga akan ngecek plugin-plugin yang ada di blogku. Sekiranya nggak perlu, aku nonaktifkan aja.

  21. Benny said,

    Wrote on September 18, 2008 @ 5:25 am

    wah kayanya blog sy melanggar aturan dia atas tuch.. hehe
    btw, thank buat tips nya…

  22. fanari said,

    Wrote on September 18, 2008 @ 12:51 pm

    @Bayu Aditya: blank space memang tujuannya biar mudah dipahami, yah kalau masih suka diedit memang lebih baik kalau masih memakai blankspace

  23. konsultasi kesehatan said,

    Wrote on September 19, 2008 @ 12:23 am

    idealnya berap Kb…theme yg ringan itu Mas?

  24. fanari said,

    Wrote on September 19, 2008 @ 4:48 pm

    @konsultasi kesehatan: ya menurut saya kalau bisa nggak lebih dari 100 Kb pak

  25. ario saja said,

    Wrote on September 22, 2008 @ 12:36 pm

    weh… matur tengkyu informasinya bos

  26. albri said,

    Wrote on October 11, 2008 @ 5:24 am

    Saya suka artikel ini.

  27. @Nn!3 said,

    Wrote on October 14, 2008 @ 7:28 pm

    hiks… hiks… blogger jangan dibawa2…

  28. fanari said,

    Wrote on October 15, 2008 @ 7:46 pm

    @@Nn!3: hehe maaf mbak bukannya saya mau memojokkan pengguna blogspot, tapi memang saya sering lihat blog blogspot yang sumpek dengan banyaknya widget di sana-sini (saya juga dulu begitu sebagai pengguna blogspot :D ). Tapi bukan berarti semua pengguna blogspot memasang widget2 seperti itu, banyak juga yang bagus dalam pendisainannya kok, dan bukan berarti juga semua pengguna self-hosted WordPress lebih baik dalam hal disain dan tata letak widget :)

  29. @Nn!3 said,

    Wrote on October 16, 2008 @ 7:14 am

    hhmm… jangan dipanggil mbak donk… masih 14 taun nih…

  30. fanari said,

    Wrote on October 17, 2008 @ 10:13 am

    @@Nn!3: oh ya? kalau gitu maaf ya bu.. :lol:

  31. patembe said,

    Wrote on October 27, 2008 @ 9:05 pm

    Tambahan nih! bisa juga pake plugin ini
    :D

  32. agoenk03 said,

    Wrote on October 28, 2008 @ 9:09 am

    Wah, bagus tu artikelnya n saya jadi tahu biar ga lola conectionnya.

    Saya mau tanya nih, ada ga smiley lainnya untuk wordpress ga alnya bosen itu-itu aja smileynya..
    Makasih ya..
    :D

  33. killua said,

    Wrote on October 28, 2008 @ 5:33 pm

    makasih mas tipsnya

  34. fanari said,

    Wrote on October 30, 2008 @ 3:58 pm

    @patembe: terimakasih banyak buat infonya ;)
    @agoenk03: ada mas, pakai plugin smilies themer, tapi buat self-hosted WordPress blog
    @killua: sama2 semoga bermanfaat :)

  35. bhagoezt said,

    Wrote on November 7, 2008 @ 5:24 am

    info menarik nich boss, tengkyu yach. lam kenal…

  36. fanari said,

    Wrote on November 7, 2008 @ 4:30 pm

    @bhagoezt: sama2 boss semoga bermanfaat, salam kenal juga

  37. thezaoldyeck said,

    Wrote on November 7, 2008 @ 4:53 pm

    nambahin, kurangin gambar-gambar, terutama yang segede gajah dan once time load.. trus ilangin file flash y kurang berguna.

  38. Melihat Kecepatan Akses Suatu Halaman Blog | patembe dot com said,

    Wrote on December 13, 2008 @ 8:50 am

    [...] 7 Cara Mempercepat Akses Blog oleh fanari [...]

  39. dani said,

    Wrote on December 20, 2008 @ 8:47 am

    abis ini dilanjutin tips mempercepat loading web di sisi pengguna/pengunjung kayaknya seru..spt pake disable image, adblock, noscript, flashblock, dll
    saya pernah nulis itu tp jadul banget :)
    makasi tipsnya mas fandy

    utk analisis kecepatan web & ukuran berkasnya bs dicek di www dot websiteoptimization dot com/services/analyze/

  40. edy said,

    Wrote on January 16, 2009 @ 10:01 pm

    keren habis blognya ajarin kita dong bikinnya…..hehe…

  41. Kojak said,

    Wrote on February 8, 2009 @ 7:48 pm

    saya cb dl mas tipsnya
    makasih…..

  42. rismaka said,

    Wrote on March 16, 2009 @ 7:30 pm

    Nice info. Saya ga kepikiran masalah lebih lambatnya memakai perintah php dibandingkan dg html.
    Jadi menurut mas fanar sndiri, themes saya lebih baik diganti phpnya dengan html-nya kah?
    Berdasarkan pengalaman seberapa besar siy perbedaan waktu loading antara execute kode php sama html? Soalnya saya agak malas klo harus ngubah php jadi html di template situs saya, khususnya yg di header.php
    Oiya satu lagi, script carousel.js itu berat ga mas?

  43. fanari said,

    Wrote on March 17, 2009 @ 4:48 pm

    @rismaka: kalau masalah besarnya perbedaan waktu antara eksekusi perintah php dengan html saya nggak pernah ngukur langsung, cuma menurut saya browser lebih cepat menampilkan tag html dibanding mengeksekusi perintah php yang mungkin agak memakan resource. Tapi untuk theme WordPress sebenernya nggak perlu diganti sih kode php-nya, biarkan aja untuk file header.php dan yang lainnya, mungkin pemakaian plugin yang perlu dioptimalkan.
    Untuk script carousel.js bila terasa berat lebih baik kompresi aja bro, saya biasa pake tools online YUI Compressor.

  44. infini3 said,

    Wrote on April 9, 2009 @ 7:05 am

    Waduh, CSS dan HTML punya saya disengaja ada ruang kosongnya supaya memudahkan meng-edit kode-kodenya. Ternyata hal itu sangat berpengaruh ya bagi kecepatan loading blog. Pantas saja blog saya lambat loading-nya. Blog saya kecepatan loading-nya 34 detik, kira2 masih normal atau sudah kritis ya?

  45. fanari said,

    Wrote on April 9, 2009 @ 1:45 pm

    @infini3: yah menurut saya belum terlalu kritis lah, kayanya masih lebih lambat blog ini :D

  46. rismaka said,

    Wrote on April 9, 2009 @ 3:25 pm

    @infini3: Untuk memudahkan pengeditan mungkin lebih baik jika menggunakan kode yang ga akan terexecute mas, seperti penggunaan:


    bla bla bla
    bla bla bla

    Jadi ruang kosong bisa diminimalisir. CMIIW

  47. rismaka said,

    Wrote on April 9, 2009 @ 3:31 pm

    Kok ga muncul? padahal udah pake tag /code I hate my code :(

    Yang jelas penulisannya seperti ini (!–edit di sini–) ganti tanda kurung dengan kurung lancip

  48. fanari said,

    Wrote on April 10, 2009 @ 5:27 am

    @rismaka: kalau menulis baris kode disarankan memakai kode HTML entity, jadi penulisan tanda < seharusnya diganti &lt; dan > diganti &gt;

  49. rismaka said,

    Wrote on June 6, 2009 @ 3:25 pm

    Boleh saya tambahkan ya mas.

    1. Untuk penggunaan javascript external, mungkin di sisi satu lebih menguntungkan walaupun itu akan menambah jumlah HTTP request. Menguntungkan karena file external akan dicache oleh browser sehingga akan lebih mempercepat proses loading, tanpa perlu mendownload file yg sama berulang2.

    2. Untuk kompresi dengan mode gzip, bisa memakai sniplet berikut

    <?php
    if (substr_count($_SERVER['HTTP_ACCEPT_ENCODING'], 'gzip')) {
      ob_start("ob_gzhandler");
    }
    else {
     ob_start();
    }
    ?>
    

    Kode di atas diletakkan di bagian paling atas header.php.

    Untuk mengeceknya silahkan lihat di http://www.gidnetwork.com/tools/gzip-test.php

  50. fanari said,

    Wrote on June 6, 2009 @ 5:28 pm

    @rismaka: ok terima kasih banyak, saya wrap ulang kodenya ya :)

  51. fanari said,

    Wrote on June 6, 2009 @ 6:02 pm

    @rismaka: setelah saya coba, kok title yg dihasilkan plugin AIO SEO gak berfungsi ya?

  52. New Bie Oon said,

    Wrote on June 6, 2009 @ 10:46 pm

    its not work :( Web page compressed? : No hikz..maklum lah new bie.. ga tau, maen asal simpen aja.. simpen na di header.php kan yaakk.. apa hosting saya memang menonaktifkan script na? atau apa karena saya pake hosting gratisan.. hikhikhik..

  53. aditya permana said,

    Wrote on June 8, 2009 @ 6:03 pm

    waw..bingung ama kode kode begituan.

  54. Nafla said,

    Wrote on June 17, 2009 @ 12:02 am

    Salam kenal…
    saya baru belajar buat blog pake wordpress,
    tolong kasih komentar atau kritikan di blog saya..
    trims

  55. rismaka said,

    Wrote on June 20, 2009 @ 11:18 pm

    @fanari: Iya mas, mungkin AIO seo pack tidak kompatibel. Saya sendiri utk title menggunakan cara manual, sbb:

    <title><?php if ( is_single() ) {
          wp_title('');
          echo (' | ');
          bloginfo('name');
    } else if ( is_page() || is_paged() ) {
          bloginfo('name');
          echo (' | ');
          bloginfo('description');
    } else if ( is_author() ) {
          wp_title('Archive for');
          echo (' | ');
          bloginfo('name');
    } else if ( is_archive() ) {
          wp_title('');
          echo (' | ');
          bloginfo('name');
    } else if ( is_search() ) {
          echo ('Search Results In');
          echo (' ');
          bloginfo('name');
          echo (' | ');
          bloginfo('description');
    } else if ( is_404() ) {
          echo ('404 Error (Page Not Found)');
          echo (' | ');
          bloginfo('name');
    } else if ( is_home() ) {
          bloginfo('name');
          echo (' | ');
          bloginfo('description');
    } else {
          bloginfo('name');
          echo (' | ');
          echo (''.$blog_longd.'');
    }
     ?></title>
    
  56. Valuebux, Click and Earn Money said,

    Wrote on July 18, 2009 @ 2:10 pm

    aku belum pake worpress nih..

    udah pake tapi g selfhost, jadi g keurus… g bisa dipasangi iklan sih.. hehehe…

    tapi nice info bro.. :)

  57. Pakde Cholik said,

    Wrote on July 27, 2009 @ 10:42 am

    Untuk urusan php saya belum berani ngutak-atik,takut salah malah blognya ilang he..he..he.
    Makasih mas pencerahannya
    Salam

  58. afan said,

    Wrote on August 9, 2009 @ 2:00 pm

    wah,masukan yang sangat bagus thu!
    makasuh yah!

    newbie neh!
    hee

  59. hpnugroho.com said,

    Wrote on September 29, 2009 @ 1:29 pm

    info penting nih …..
    selama ini cuma ngurangin plugin doang, ternyata penulisan kode pengaruh juga ya ….

    salam,
    tetap semangat ………..

  60. sdnpanjangwetan04 said,

    Wrote on October 6, 2009 @ 10:45 am

    infonya yahut banget….
    ntar saya cek blog saya…..

  61. Fathur said,

    Wrote on October 20, 2009 @ 10:03 am

    wew.. keren brow…

  62. Wong Jalur said,

    Wrote on October 27, 2009 @ 5:05 pm

    Kayaknya hanya untuk pengetahuan aja nih, gak mudeng soale.
    Salam kenal dan hangat

  63. dimas abi galoga said,

    Wrote on November 14, 2009 @ 12:50 pm

    said, makasih info’a

  64. endar said,

    Wrote on November 29, 2009 @ 12:04 pm

    tips yang menarik.. pendatang baru nih.

  65. Afila said,

    Wrote on December 9, 2009 @ 2:33 pm

    Lam knl mas,
    biasax kalau masalah image aq pake image hosting yg bgus atau gunain situs sosial networking kyk fb, fs,dll (kan gratis di situ). Soalnx situs kyk gt loading imagenx cepet. Ini berguna untk blog yg brisi tutorial (seperti blog aku) yg membutuhkan bnyak gambr sekaligus bs menghemat freespace dan bandwitch.
    He. . .he. . .

  66. Fauzie said,

    Wrote on December 10, 2009 @ 10:51 pm

    another nice trick….

  67. 20+ Tips Lengkap Optimasi WordPress said,

    Wrote on January 18, 2010 @ 3:05 pm

    [...] tips dan trik mempercepat akses blog yang pernah saya tulis dulu, tentu saja cara termudah menjaga performa blog WordPress pada level [...]

  68. wanto said,

    Wrote on January 18, 2010 @ 5:49 pm

    bagus sekali tips nya,,,

Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Comment ↓

Name

E-mail

Website