Estetika Menulis: 8 Kesalahan Yang Sering Ditemui Pada Blog Lokal

The Art of Writing

Image taken from TheWritersWorkshop.net

Selama ini kita sering mendapat banyak informasi mengenai tips-tips menulis artikel atau postingan di blog yang baik, baik itu yang ditulis oleh teman-teman blogger kita atau blogger-blogger dari luar negeri. Sebagian besar, selalu menawarkan kiat-kiat bagaimana menulis artikel yang menarik, dari segi penyampaian maupun bahasa yang digunakan, tapi jarang sekali saya temui artikel menarik yang memberikan cara-cara bagaimana menulis artikel bagus dari segi cara menulis yang bagus atau seni menulis. Yang saya maksud di sini erat sekali hubungannya dengan estetika atau keindahan tulisan dan seni tipografi (seperti yang pernah saya tulis lalu).

Yang sangat disayangkan, banyak postingan blog teman-teman kita yang sangat menarik isinya dilihat dari penyampaiannya tetapi buruk jika dilihat dari keindahan tulisannya. Inilah salah satu hal yang mungkin membedakan blogger kita dengan blogger-blogger luar negri. Kalau saya boleh bilang, blogger-blogger terkenal kita juga sedikit yang memperhatikan seni penulisan artikel yang mereka tulis. Entah karena sibuk dengan pekerjaanya mencari dollar atau memang tidak mau belajar tentang disain sedikitpun.

Luangkan Waktu Untuk Belajar

Mungkin sebagian besar dari kita berpikir, kalau sekarang kita sudah bisa mendapat ribuan pengunjung dan ratusan dolar dengan blog yang sekarang, untuk apa repot-repot belajar CSS?

Percayalah, kalau selama ini kita terus menulis dengan cara-cara yang biasa, maka sampai kapanpun kita tidak akan mencapai tingkat kemampuan menulis yang lebih tinggi. Apalagi kalau kita berniat menjadi publisher yang serius dalam dunia blog, terlebih lagi yang memanfaatkan blog untuk sarana bisnis. Nah, kalau kita memang benar-benar serius menjadi blogger, apa salahnya sih kalau kita mau meluangkan banyak waktu untuk belajar disain khususnya CSS? Toh, belajar CSS sebenarnya nggak serumit yang dibayangkan oleh kita-kita yang awam. Banyak sekali artikel-artikel tutorial dari para web designer yang terlalu manis bila dilewatkan. Nah, semuanya kembali pada diri kita sendiri, maukah kita meluangkan waktu untuk belajar, daripada terus mencari uang dan memburu informasi tentang broker pay per click atau paid review terbaru?

Kesalahan Yang Sering Ditemui

Secara pribadi saya telah belajar banyak dari penulis-penulis luar. Dari ilmu yang saya dapatkan saya jadi mengerti bagaimana menyusun huruf demi huruf hingga membentuk sebuah paragraf yang indah bila dipandang. Dan dari pengalaman blogwalking selama ini, saya sering menemukan banyak artikel-artikel hebat yang tidak didukung dengan estetika penulisannya. Berikut ini sebagian kecil yang sering saya lihat di blog-blog dalam negeri ↓

Artikel Tanpa Sub-Header

Pemakaian sub judul sangat jarang saya temui di blog-blog lokal. Padahal sub-judul sangat penting untuk memperjelas dan memisahkan bagian demi bagian artikel terutama pada artikel yang sangat panjang.

Artikel Dalam Satu Blok Paragraf

Banyak juga saya lihat blogger yang menuliskan postingan dalam satu blok paragraf yang sangat panjang, bukannya memisahkannya menjadi beberapa paragraf. Mungkin ini ada sedikit hubungan dengan pemakaian sub judul seperti di atas, bahwa sebaiknya artikel dipisahkan menjadi paragraf berbeda ditambah dengan sub judul untuk memperjelas masing-masing bagian artikel.

Penggunaan Tag HTML Yang Tidak Semestinya

Bermain dengan tag-tag HTML dapat meningkatkan kualitas tulisan, tetapi penggunaanya juga harus tepat karena tag-tag HTML dirancang untuk pemakaian yang berbeda. Sebagai contoh penulisan kode-kode program atau HTML banyak yang ditulis dalam blockquote, bukannya dalam code atau preformatted text. Mungkin hal ini memang tidak terlalu menjadi masalah, tapi dilihat dari pemakaian tag HTML hal seperti itu merupakan suatu kesalahan, karena <blockquote> dirancang untuk pemakaian quote, sedangkan penulisan kode sendiri diatur dalam tag <code> atau <pre>.

Tidak Mengoptimalkan Tag HTML

Tidak mengoptimalkan penggunaan tag HTML merupakan salah satu kesalahan besar dalam menjalankan blog, dilihat dari sisi SEO maupun kemudahan pembacaan. Tag-tag HTML dapat meningkatkan kualitas artikel yang kita tulis. Sedikit sekali artikel yang ditulis dalam hirarki yang sempurna (judul dan sub judul, menggunakan h1, h2, h3, dst.), mengoptimalkan tag abbreviation, acronym, atau emphasis; menggunakan atribut tag yang lengkap, dan lain sebagainya.

Penempatan Gambar Yang Kurang Tepat

Gambar memegang peranan penting dalam kualitas tulisan. Gambar yang sesuai dan penempatan yang sesuai dapat mempercantik tulisan. Sebaliknya, penempatan gambar yang tidak tepat malah akan merusak keindahan tulisan, bukannya membuatnya tampil menarik.

Kalimat Warna-Warni

Salah satu blogger terkenal berpenghasilan besar kita suka memakai kalimat yang berwarna-warni di blognya. Saya tidak ingin menyebutkan siapa dia, tapi saya cuma mau bilang kalau blognya kelihatan tidak professional :D

Banyak Smiley

Walaupun WordPress dilengkapi smilies yang lucu-lucu, tapi bukan berarti semakin banyak penggunaan smiley akan membuat postingan semakin lucu. Malah sebaliknya postingan tersebut akan kelihatan bodoh.

Menulis Dengan Gaya “Cewek SMP”

Silakan lihat screenshot yang saya buat di bawah ini ↓

Dummy Content

Terus terang saya salut dengan blogger yang suka menulis seperti itu, karena saya sendiri mengalami kesulitan saat membuat tulisan tersebut. Namun, saya juga mau bilang bahwa cuma blogger ABG saja yang menulis dengan gaya seperti itu, blogger dewasa dan profesional tidak akan melakukannya :D

Instant Internet Business Ideas

Related Posts ↓

Rahasia Sukses Paid Review

{41 Comments so far }

  1. fanari said,

    Wrote on December 5, 2008 @ 5:23 pm

    capek juga nulisnya :fyuhh:

  2. ryan said,

    Wrote on December 5, 2008 @ 6:20 pm

    wah lorem ipsumnya jadi seperti itu :D ,, blogger yg tulisannya warna-warni mungkin karena sesuai dengan isi hatinya, wkwkwk :D

  3. ardi said,

    Wrote on December 5, 2008 @ 7:07 pm

    Menulis Dengan Gaya “Cewek SMP” <= mbaca tulisan gitu di sms aja udah bikin pusing, apalagi ditulis di blog. hehehe
    Tolong dunk kritik tulisan di blog-ku. Kira-kira kurang gimana dari sisi penulisan. Soalnya aku nggak pandai nulis. Hanya mengungkapkan apa yang tersirat. *walah, sok2an*
    Tengkyu, salam kenal…

  4. spydeeyk said,

    Wrote on December 5, 2008 @ 7:19 pm

    saya masih ada yang salah nih kayaknya.., thx mas.., ntar dicoba memperbaiki sedikit demi sedikit dech.., yang penting sekarang menulis.., menulis dan menulis dulu.. biar terbiasa.. maklumlah.. masi newbie ni saya.. :)

  5. ipung said,

    Wrote on December 5, 2008 @ 7:41 pm

    Saya suka kebanyakan pake Smiley emang.. jadi kena deh diingetin mas Fandi. Cuma kadang smiley itu ketulis secara alami.. jadi suka kecolongan :)

    Kalo saya sebenernya paling ga nyaman lihat tulisan warna-warni sama yang pake tulisan gede habis itu dikasih kode blinking.. kecuali kalo emang kata-kata itu penting banget untuk dimarking berbeda dari yang lain.

  6. boyin said,

    Wrote on December 5, 2008 @ 8:47 pm

    wah banyak juga peraturannya yah..tapi bermanfaat tuh

  7. Tony said,

    Wrote on December 5, 2008 @ 9:14 pm

    aku ini termasuk yang semrawut ga pernah perhatiin hal2 gitu :D

  8. ekkei said,

    Wrote on December 5, 2008 @ 9:44 pm

    masih banyak yang harus saya pelajari nih.
    selama ini masih suka nulis asal nulis dulu

  9. Paman Gober said,

    Wrote on December 5, 2008 @ 10:41 pm

    wah, ilmu yang sangat bermanfaat neh mas . Tambah membuka wawasan saya dalam menulis di blog. Thanks

  10. F @ Bloggingly said,

    Wrote on December 6, 2008 @ 6:15 am

    Waw, lagi – lagi saya belajar banyak hal baru dari Kang Fanari! :D

    terutama preformatted text. yang ini belum saya aplikasikan nih :P

    Anyway, kesan yang saya tangkap dari fanari-id ini seperti copyblogger dengan audience bahasa. Kesan saya saja atau memang ditujukan menjadi seperti itu?

    Once again, thnx for this helpful article :D

  11. fanari said,

    Wrote on December 6, 2008 @ 11:36 am

    @ryan: isi hati kan cukup diungkapkan dengan kata-kata kan mas? jadi nggak perlu pakai warna-warni
    @ardi: oke mas, tapi yang saya bahas di sini dari sisi tipografi, bukan kualitas tulisan itu sendiri. Menurut saya blog pribadi Mas Ardi sudah cukup baik tipografinya ;)
    @ipung: ngak ada yang salah sama smiley, yang wajar aja penggunaannya mas. Untuk tulisan warna warni+blinking nggak cuma nggak nyaman di baca, tapi juga nggak valid kodenya :D
    @F @ Bloggingly: wah bingung juga jawabnya, ya mungkin saya sering baca-baca copyblogger jadi agak terinspirasi kali ya? hehe :D
    Sejauh ini saya menulis untuk sebisa mungkin memberi manfaat, seperti yang sering mas fikri tulis di bloggingly :)

  12. Ecko said,

    Wrote on December 6, 2008 @ 3:29 pm

    Hmmm, saya juga kurang memperhatikan keindahan tulisan, Mas. Tahunya cuma nulis-nulis aja. Hehehe… kalo menurut Mas tulisan saya gimana tuh? :) )

  13. @Nn!3 said,

    Wrote on December 6, 2008 @ 7:06 pm

    kalau anni3 sih nggak begitu mikirin yang kayak gitu, yang penting nulis dan nulis, tapi kayaknya penting juga sih…

  14. ryan said,

    Wrote on December 7, 2008 @ 2:29 pm

    mungkin karena kata2 kurang bisa mewakili :p

  15. uncle bob said,

    Wrote on December 8, 2008 @ 4:50 pm

    wedew,yang cewe SMP gaya penulisannya bikin gw pusing.. :|

  16. cebong ipiet said,

    Wrote on December 8, 2008 @ 9:00 pm

    saya menghindari emoticon/smiley di postingan, hanya saya tempatkan di kotak komen, biar lbh ekspresif aja
    emg jenuh jg kalo baca tulisan pwanjang tnp di penggal beberapa paragraf
    apalagi warna warni barasa baca diary
    yg tulisan gy sms anak SMP, asli dah puyeng bacanya

  17. thefachia said,

    Wrote on December 9, 2008 @ 6:26 am

    makasih banget mas infonya.. :D

  18. fahry said,

    Wrote on December 9, 2008 @ 8:30 am

    wah sip artikelnya, thanks

  19. wahyudi said,

    Wrote on December 9, 2008 @ 9:18 am

    Yang paling bawah itu yang bikin saya bingung! Bacanya gimana sich!?

  20. zee said,

    Wrote on December 9, 2008 @ 11:33 am

    Artikel ini berguna banged.

    Memang bener, blogger emg suka melupakan tata bahasa saat ngeblog, dll spt disebutkan di atas.

    Kayak gaya penulisan khas cewel smp ato let say : abege *sayang saya ga bs buka “dummy content” tsb, memang hny bs dinikmati oleh blogger abege jg, kekeke…. **klo saya udah ga nyambung.

    Apalagi smiley yg kebanyakan dan tulisan warna warni, bener… itu menurut saya mengurangi keindahan suatu blog.

    **langsung buru2 liat blog sendiri… pengen liat ada buat kesalahan apa aja =))

  21. badoer said,

    Wrote on December 19, 2008 @ 11:45 am

    Saya tambhi mas, bnyak jg bloger yg meniru gaya tulisan orang lain, dan yg paling parah adalah copi paste, itu trmasuk ksalahn bukan yah?

  22. dani said,

    Wrote on December 20, 2008 @ 9:05 am

    lagi ah..enak baca tulisannya mas fandy sih :)
    jd saya cb menyimpulkan:
    intinya semantik+aksesibilitas+usability+fast reading+seo ya

    kl soal apresiatif & ekspresif, terserah yg punya blog lah
    ngga ngikutin semua aturan baku jg bs rame trafik & dollar-nya kan.. :)
    tgt tujuan ngeblog aja krn pengunjung bs dari manusia normal, manusia dgn ketidakmampuan tertentu, yg ngga punya/pake mouse, ngga selalu maximize window, masi resolusi 640 x 480, cuman punya small screen ala opera, pake screen reader, speech reader, disable image, braille printer…ato sekadar nulis buat mesin pencari Internet, nembak keyword, anchor link cuman sekian kali “klik disini” di halaman yg sama, dll

    tp kayaknya mendingan desain yg universal ya cmiiw :D

  23. denologis said,

    Wrote on January 5, 2009 @ 11:19 pm

    saya terkadang mewarnai artikel saya, dalam adegan dialog :D
    tapi setidaknya saya sudah mulai belajar menulis artikel, tanpa Yups, tanpa kATa, tanpa hal2 luar biasa, karena blogging itu biasasaja. :D

  24. Donny Kapahang said,

    Wrote on January 6, 2009 @ 1:21 am

    Wah makasih banyak nih mas, buat bekal nulis2 blog saya ke depannya

  25. M.Ramadhan Agus said,

    Wrote on January 6, 2009 @ 7:11 pm

    Artikel yang bagus. Ini dapat menjadi teknik dasar dalam menulis. Saya pribadi juga masih belajar dalam menulis artikel atau post yang baik. Terima kasih atas masukannya.

  26. annosmile said,

    Wrote on January 17, 2009 @ 1:25 pm

    baca disini dulu
    biar urut
    ternyata saya masih memiliki banyak kesalahan dalam menulis sebuah posting
    trim’s bro

  27. hade said,

    Wrote on January 20, 2009 @ 12:00 pm

    Wah…, membantu banget buat saya…., meski beberapa istilah sederhana saya belum kuasai.
    Saya tunggu postingan berikutnya Mas…

    Salam Hemat 2009!
    => Susun goal setting dan roadmap Anda!

  28. anto said,

    Wrote on January 25, 2009 @ 7:42 am

    Thank’s yach mas tipsnya w rasa brguna bnget tipsnya. Btw, kalau ada waktu kunjungi blog aku yach mas, pa aj yang aku harus lakukan agar blogku enak dilihat? coz w baru belajar membuat blog. Thank’s yach mas!
    Ini alamatnya: aprianto01.blogspot.com

  29. -tikabanget- said,

    Wrote on January 26, 2009 @ 6:24 am

    ngngng..
    tapi blogger yang tak proffesional tetep boleh ngeblog tho?

  30. fanari said,

    Wrote on January 26, 2009 @ 11:12 am

    @-tikabanget-: wah ada seleb mampir ne ;)
    ya boleh tha mbak, seperti saya ini *sok profesional, wkwkw :D *

  31. -tikabanget- said,

    Wrote on January 26, 2009 @ 5:29 pm

    ah, pasti mas salah satu penggemar lagu hits sayah yang “KUCINGKU KEGUGURAN” ituh..
    ini orderan manggung ke daerah2 lagi sepi, mas..
    ato mau ngundang sayah manggung gaya batu?

  32. tetetzet said,

    Wrote on January 27, 2009 @ 6:23 am

    wah… saya termasuk pengguna font warna-warni nih :lol:

    Maklum.., masih pemula saya mas.., masih harus banyak belajar :D

  33. fanari said,

    Wrote on January 27, 2009 @ 2:31 pm

    @-tikabanget-: kenapa membatu mbak? kan lebih enak goyang :) )

  34. superbog said,

    Wrote on February 6, 2009 @ 10:23 am

    tulisan smp bikin pusing tuh…
    berkali-kali baca tetep aja gak ngerti :)

  35. madhysta said,

    Wrote on February 25, 2009 @ 11:08 pm

    ocre… ocre… membantu banget bang…. benruntung saya nemu tulisan ini….. tip-tip selanjutnya masih di tunggu nech…
    tolong juga evaluasi blog saya bang….

  36. Hangga Nuarta said,

    Wrote on February 27, 2009 @ 10:42 am

    Wah… Keren nih tulisannya…

  37. fanny said,

    Wrote on March 5, 2009 @ 12:08 pm

    iya bener juga tuh. saya sendiri suka bingung sama hasil postingan saya. karena sulit diatur kiri kanannya biar rata. udah dicoba sesuai petunjuk para ahli tetap aja gak rata. gimana tuh?

  38. fanari said,

    Wrote on March 5, 2009 @ 12:48 pm

    @fanny: mungkin perlu dilakukan sedikit “tweak” pada style/CSS-nya mbak.

  39. rismaka said,

    Wrote on March 16, 2009 @ 7:06 pm

    Mas fanar, kasih saran donk buat blog saya. Apa aja yg perlu dibenahi, dr segi themes, tag yg dipakai, penulisan, dsb. Ditunggu ya… makasih…

  40. idotkontji said,

    Wrote on April 25, 2009 @ 12:08 pm

    sub-header artikel kayaknya saya juga harus coba tuh.. terbukti dari blog ini emang enak ngeliatnya pake sub-header artikel… thx oom…

  41. pangki[dot]com said,

    Wrote on June 21, 2009 @ 9:29 pm

    Poin tentang letak image dan sub-header sepertinya harus mulai saya perhatikan nih. Makasih banyak Bro Postingannya…

Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Comment ↓

Name

E-mail

Website