SEO From Scratch: Belajar SEO, Mulailah Dari Struktur

SEO From Scratch

Coba luangkan waktu sejenak untuk membuka tab baru di Firefox anda, sambil melanjutkan membaca postingan ini, dan masukkan kata kunci “tips SEO” dan cari halaman hasilnya dari Indonesia. Bila sudah, bukalah beberapa link dari hasil pencarian tersebut (terutama hasil pencarian blog), baca sekilas dan ambil ringkasan dari keseluruhan hasil pencarian yang telah anda buka tadi. Apa yang kita dapat dan kita pelajari dari beberapa tips SEO yang kita baca tadi? Ya, secara umum menyuguhkan tips dan trik SEO dengan cara rajin update blog (bahkan ada yang menganjurkan buat jadwal posting secara berkala :lol: ), bikin topik dan artikel orisinal, buat judul yang unik dan semenarik mungkin, tulis keyword yang lagi dicari banyak orang, memasang meta tag, tukeran link, cari backlink yang banyak, dan lainnya…dan lainnya. Pertanyaannya, apakah sesederhana itukah SEO? Apakah cuma itukah cara-cara yang wajib dan pertama kali harus dilakukan bila ingin tampil sebagai juara SERP? Kalau saya boleh bilang, cara-cara di atas tadi merupakan teknik SEO-nya para blogger. Walaupun saya tidak menyalahkan teknik-teknik tersebut, karena teknik-teknik “ala kadarnya” (seperti kata Mas Bayu Mukti) tersebut memang cukup terbukti keampuhannya, saya juga ingin menyampaikan sesuatu yang termasuk salah satu hal yang paling penting dan mendasar sebelum serius memulai SEO. Apakah itu?

Struktur Halaman

Oke, yang saya bicarakan berikut ini sebagian besar mengenai optimisasi SEO on-pages, alias mengoptimalkan SEO dari sisi situs itu sendiri. Walaupun banyak orang yang dianggap sebagai pakar SEO di luar sana selalu menyarankan bahwa alokasi waktu yang kita pakai untuk mengoptimalkan SEO secara umum sebaiknya berkisar 25%-30% untuk SEO on-pages dan 70%-75% untuk SEO off-pages. Ya, saya setuju untuk meluangkan waktu lebih banyak untuk off-pages, dengan social bookmarking, promosi, link building, dan lainnya, dengan catatan bahwa situs tersebut telah teroptimisasi dengan baik secara on-pages.

Sebagai blogger, adalah wajar bila kita tidak menyadari atau mempedulikan pentingnya struktur halaman web. Bahkan mungkin saja ada yang belum memahami bahwa secara teknis struktur halaman blog tidak berbeda dengan struktur website pada umumnya. Ya, karena selama ini kita selalu dimanjakan dengan kemudahan penggunaan platform blog dengan dukungan CMS yang semakin canggih, kemudahan penulisan dan publikasi artikel dengan tool WYSIWYG editor, tanpa harus mengerti kode-kode markup. Inilah yang mungkin membuat kita terfokus pada konten serta melupakan bagaimana halaman blog itu sesungguhnya dan apa pentingnya struktur halaman blog tersebut.

Pentingnya Memperbaiki Struktur

“Good structure, great content, best result!”

Ada beberapa alasan mengapa kita perlu (dan suatu saat, harus!) memperbaiki struktur halaman kita. Kita semua ingin blog kita terus tumbuh dan berkembang untuk waktu yang lama, kita perlu melakukan SEO jangka panjang (walaupun sebenarnya cukup sulit untuk sebuah blog). Kita perlu belajar apa itu aksesibilitas sebuah website. Aksesibilitas, yang membuat blog kita tidak hanya bisa dinikmati pembaca normal seperi kita, tetapi juga orang-orang dengan kemampuan yang terbatas, pengguna screenreader, dan tentu saja crawler mesin pencari!

Mengapa kita tidak belajar semantic HTML?

“Why should I use Semantic HTML? Because, SEO and Semantic HTML are close friends.”

Satu alasan yang paling masuk akal dan bisa diterima adalah bahwa tidak semua blogger adalah webmaster (atau setidaknya, tidak semua blogger melakukan apa yang dilakukan webmaster).

Tetapi, apakah itu salah? Saya tidak akan mengatakan salah atau tidak, tetapi pertanyaan di atas saya maksudkan untuk menjelaskan betapa pentingnya struktur penuh arti dan makna alias semantic, menggunakan metode struktur POSH. Lalu apa keuntungannya buat kita? Saya tidak akan menjelaskannya secara panjang lebar di sini (rencananya akan saya jelaskan di kesempatan mendatang), tetapi secara garis besar semantic structure mempunyai banyak manfaat terutama dari sisi aksesibilitas dan SEO, dan memang begitulah sebuah website seharusnya dibangun.

Lupakan nembak keyword, main tagging, update harian, directory submitting, link building

Maksud sebenarnya adalah, lupakan sejenak tentang trik-trik SEO yang sering kita baca: bermain tagging/keyword, submit ke blog directory, cari backlink sebanyak-banyaknya, dan lainnya, dan lainnya.

Ya, lupakan semua itu dulu, mulai sekarang konsentrasikan pada optimisasi struktur halaman web. Seperti yang kita semua tahu, halaman website atau blog dibangun dengan struktur bahasa markup HTML. Jadi seharusnya, website yang baik memiliki struktur yang baik pula. Sekarang coba kita pikir, untuk apa kita repot-repot nembak keyword, rajin mengupdate setiap hari, membangun link dengan mencari backlink, promosi ini-itu, kalau halaman yang kita optimisasikan masih rapuh, kacau, rusak, semrawut, amburadul, dan acak-acakan strukturnya.

Struktur halaman web itu ibarat pondasi sebuah rumah. Bila kita akan membangun sebuah rumah yang baik, kita harus memulainya dengan pondasi yang kuat dan pilar yang kokoh terlebih dahulu. Baru setelah itu kita melanjutkannya dengan atap, lantai, dan sebagainya. Sama halnya dengan website, kita bangun terlebih dahulu “pondasi” dan “pilar”-nya berupa struktur yang se-semantic mungkin, dan bila memungkinkan se-valid mungkin (web standard sesuai anjuran W3C). Baru kemudian, kita perkaya dengan konten yang berkualitas.

Yang mungkin belum kita ketahui tentang “nembak keyword”

Masih berpikir menulis artikel dan menjejalinya dengan banyak keyword terkini dengan harapan akan banyak pencari yang nyasar via mesin pencari? Untuk beberapa keadaan, cara tersebut sangat bekerja. Ya, sudah banyak yang melakukannya dan membuktikan sendiri hasilnya. Namun, saya sendiri sangat tidak menganjurkan menembak keyword dengan cara seperti itu. Nembak keyword yang saya maksud bukannya asal menembak keyword yang memang lagi ngetren, tetapi benar-benar menembak (baca: mengoptimalkan) keyword yang memang benar-benar sesuai dengan niche kita. Cara mengoptimalkan keyword inilah yang akan saya bahas di kesempatan selanjutnya (dan lagi-lagi berhubungan erat dengan semantic dan struktur halaman web).

Step by step SEO

Inilah sebenarnya maksud saya, melakukan SEO secara bertahap, langkah demi langkah. Setidaknya kita perlu menyadari bahwa SEO jangka panjang dan bekualitas tidak bisa dilakukan secara instan, harus sedikit demi sedikit, dan membutuhkan banyak kesabaran (seperti yang dikatakan Mas Wawan Pogung177). Kita bisa memulainya dengan memperbaiki struktur halaman (semantic+standard), kemudian mengoptimalkan penggunaan meta tag, atribut alt, struktur URL, internal linking, keyword in links, usability, dan sitemap. Setelah itu kita perkaya dengan fresh content, melakukan riset kata kunci (keyword research), dan keyword density. Baru setelah itu menghabiskan waktu untuk teknik SEO off-pages: social networking, social bookmarking, membangun link, directory submitting, dan sebagainya, serta melakukan promosi dan belajar lebih lanjut mengenai Search Engine Marketing (SEM).

Instant Internet Business Ideas

Related Posts ↓

Rahasia Sukses Paid Review

{43 Comments so far }

  1. fanari said,

    Wrote on December 24, 2008 @ 1:42 pm

    CMIIW

  2. ekkei said,

    Wrote on December 24, 2008 @ 3:57 pm

    curang, pertamaxnya diambil sendiri :D

    matabs banget mas tulisannya. ada sedikit hubungan dengan tulisan saya ttg nembak keyword, tapi tulisan saya isinya bertanya. Hehhee…

  3. ipung said,

    Wrote on December 24, 2008 @ 4:43 pm

    hehehe.. membahas artikel seperti ini biasanya akan mengundang lebih banyak pertanyaan :D

    kalo untuk men-SEO-kan struktur halaman, lebih baik cari themes yang SEO friendly. Nah, bagaimana mengasah kemampuan kita untuk menilai mana themes yang memiliki sifat tersebut.. itu tanggung jawab mas Fandi untuk menjelaskan hehehe :)

    Atau analisis aja struktur halaman themes ini, kan uda friendly nih :D

  4. fanari said,

    Wrote on December 24, 2008 @ 5:08 pm

    @ipung: nggak hanya theme, tapi kebiasaan menulis yg terstruktur juga penting.
    Terima kasih mas ipung :)

  5. ardi said,

    Wrote on December 24, 2008 @ 8:32 pm

    @fanari: Satu alasan yang paling masuk akal dan bisa diterima adalah bahwa tidak semua blogger adalah webmaster (atau setidaknya, tidak semua blogger tidak melakukan apa yang dilakukan webmaster).
    Kata “tidak” yang di-tebelin tu apa nggak dihapus? Saya kok jadi rancu ya bacanya.

  6. ardi said,

    Wrote on December 24, 2008 @ 8:50 pm

    Seharusnya memang harus begitu ya, Mas? Ketika membangun suatu blog/website baru yang pertama kali diperhatikan adalah masalah struktur halamannya. Karena dipakai untuk selamanya (kecuali kalau ganti tampilan/themes). Seperti yang Anda bilang “kita harus memulainya dengan pondasi yang kuat dan pilar yang kokoh terlebih dahulu”

    Punyaku jadi ketahuan kalo perlu banyak perbaikan nih :-D

  7. ryan said,

    Wrote on December 25, 2008 @ 7:06 am

    optimasi instant tentu tdk jauh lebih baik daripada dengan optimasi dengan jangka waktu yang lebih lama dan teratur ya

  8. fanari said,

    Wrote on December 25, 2008 @ 11:08 am

    @ardi: terima kasih atas koreksinya mas ardi :) Oh iya sebagai tambahan, sementara ini sebaiknya tidak usah memasukkan tag blockquote di komentar karena masih menghasilkan error

  9. emfajar said,

    Wrote on December 25, 2008 @ 11:18 am

    jadi mana yang lebih penting mas,, on page atau off page optimization?

  10. fanari said,

    Wrote on December 25, 2008 @ 12:03 pm

    @emfajar: dua-duanya penting mas, tapi seperti yang saya tulis di atas, alokasi waktu yang dipergunakan untuk optimasi SEO off page sebaiknya lebih banyak daripada on page untuk menaikkan traffic. On page → aksesibilitas, off page → promosi :D

  11. badoer said,

    Wrote on December 29, 2008 @ 9:53 pm

    Bro coba dianalisis template blogku dah terstruktur belum yah? Menurut mas jauhari templateny dah seo friendly.. Ok, saya tunggu analisisnya, biar bsa dikoreksi, kyae blogku strukturny rapuh..

  12. fanari said,

    Wrote on December 30, 2008 @ 11:58 am

    @badoer: seperti kata mas jauhari :)

  13. Narmadi said,

    Wrote on December 30, 2008 @ 1:34 pm

    wow…keren banget nih analisa dan penjabarannya…wah harus banyak belajar neeh..thanks

  14. alfi said,

    Wrote on December 31, 2008 @ 8:58 am

    weeeww,,kereen,,tp te2p ae ga mudeng,,thx ya fan,,themenya wes t’upload

  15. alfi said,

    Wrote on December 31, 2008 @ 8:59 am

    oups

  16. dony said,

    Wrote on December 31, 2008 @ 10:32 am

    wah bang te ope banget
    materi wangsit ya

  17. Paman Gober said,

    Wrote on December 31, 2008 @ 11:50 am

    keknya nanti bikin template ma mas Fanari neh… ;)

    thanks atas penjelasannya mas, emang selama ini lom terstruktur neh.

  18. thevemo™ said,

    Wrote on December 31, 2008 @ 12:05 pm

    sip la gitu

  19. alfi said,

    Wrote on December 31, 2008 @ 9:39 pm

    happy new year smuaaa

  20. @del said,

    Wrote on January 1, 2009 @ 2:26 am

    Hmmm, sepertinya ujung-ujungnya kembali ke blog dan bagaimana struktur blog kita yah. Tapi koq banyak para ahli seo yang artikel atau konten webnya hanya seucrit, tapi selalu berada diposisi atas search engine?

  21. munawar am said,

    Wrote on January 2, 2009 @ 7:46 am

    beginilah jadinya kalau blogger pemula seperti saya yang buta sama sekali dengan HTML dan CSS…., asal nembak keyword, SEO ala kadarnya, dan theme sepeti dari SONOnya….
    Bagus sekali saran dan masukan tehnik SEOnya

  22. fanari said,

    Wrote on January 2, 2009 @ 11:27 pm

    @ipung+@badoer+@Paman Gober+ @munawar am: sepertinya banyak yang mengira tentang struktur template blog, padahal lebih saya tekankan pada halaman yang terstruktur dengan baik secara semantik penulisannya
    @@del: ya bisa aja, tapi berapa lama bisa bertahan?

  23. dani said,

    Wrote on January 3, 2009 @ 1:14 pm

    imho sptnya struktur (semantik, aksesibilitas, usability) situs yg baik membuat lbh mudah dlm langkah selanjutnya, terutama jangka panjang..lbh mudah dipelihara..

    mo akhirnya ditarget ke bisnis ato seo, ya terserah :)

    google saja sptnya tdk perlu berpusing ria jika kata kunci “search engine” di google pun tdk menempatkan google dot com di urutan pertama :D

  24. sapimoto said,

    Wrote on January 6, 2009 @ 11:18 am

    Inilah yang dulu ingin saya ungkapkan dalam hubungan template dan seo, tapi karena saya kurang paham dan mengerti jadinya hanya sebuah artikel abal-abal, tidak seperti artikel ini yang mengupas secara tuntas dan menyeluruh tentang hubungan template dan seo.
    Artikel yang sangat bagus dan menarik, Boss…

  25. ipung said,

    Wrote on January 9, 2009 @ 3:27 pm

    hehehe…

    iya mas Fandy.. paham kok maksudnya struktur halaman..

    sebetulnya pas saya nyinggung soal template, maksudnya itu biar tag Heading-nya diset supaya menarik dan ukurannya tidak terlalu njomplang dengan ukuran body post biasanya.

    Trus kalo menggunakan tag dfn, acronym, dan abbr itu terlihat.. hehehe.. maaf kalo bikin mas Fandy jadi gimana :D

  26. Semantic HTML - Definisi dan Pengaruhnya Terhadap SEO | Fanari dash Id dot Com | Going to Become a CSS Artist said,

    Wrote on January 10, 2009 @ 11:24 am

    [...] respon yang saya dapat ketika saya mempublikasikan sebuah artikel mengenai pengaruh struktur halaman web terhadap halaman hasil pencarian search engine, seperti beberapa artikel sebelumnya? Sebagian besar membicarakan tentang disain template/theme [...]

  27. fanari said,

    Wrote on January 10, 2009 @ 11:41 am

    @ipung: hehe iya mas, kalau soal heading tinggal disesuaikan sendiri CSS-nya biar pas dengan theme yang dipake :)

  28. atokaja said,

    Wrote on January 10, 2009 @ 4:00 pm

    wah bisa belajar banyak disini juga, baca dulu ah

  29. izandi said,

    Wrote on January 14, 2009 @ 6:26 pm

    saya masih bingung caranya memvalid-kan nya seperti mas fanari ini semuanya valid

  30. fanari said,

    Wrote on January 15, 2009 @ 11:59 am

    @izandi: cek lagi file-file theme mas izandi, sebagian error disebabkan oleh widget, penulisan tag pakai huruf kapital, penggunaan tanda quote " atau ', self-closed tag, dan sebagainya. Semoga bisa membantu :)

  31. hipnotis said,

    Wrote on January 20, 2009 @ 11:04 pm

    mantab banget isi tulisanya

  32. riesurya said,

    Wrote on January 23, 2009 @ 12:41 am

    dicerna dulu tulisannya ah.
    selama ini mungkin gw termasuk kategori awam untuk urusan SEO. bikin web buat hobi, masalah SERP, PageRank dll boleh dikata (baca:ditulis) gak menjadi target tersendiri.
    Having fun aja. :)

  33. SEO Blog Trekking - Dani Iswara .Net said,

    Wrote on February 4, 2009 @ 12:05 am

    [...] SEO from Scratch – Belajar SEO mulailah dari Struktur (fanari-id.com). [...]

  34. rusakparah said,

    Wrote on March 2, 2009 @ 10:57 am

    Wah… ternyata tidak semudah itu ya menerapkan teknik SEO.. heheh.. maklum masih nubie sih.. jadi ya mohon dukungan dan tuntunannya ya…

  35. radhitya said,

    Wrote on March 25, 2009 @ 12:38 pm

    mas… jangan lupa promosike web q

  36. radhitya said,

    Wrote on March 25, 2009 @ 12:39 pm

    aaa

  37. hendri susanto said,

    Wrote on March 27, 2009 @ 9:14 am

    tulisan atau artikel yang mantap, aku sedot dulu ya. thanks banget informasinya buat aku belajar, sebenarnya aku males nih baca-baca mendingan praktek langsung seperti yang buat blog ini..wkwkwkwk.

    thanks ya mas, salam kenal dan sukses selalu

  38. idotkontji said,

    Wrote on April 25, 2009 @ 11:31 am

    himm… ya ya ya… saya sedikit terbangun dari kebiasaan saya sebagai blogger newbie… mudah2an saya terus bisa mendapatkan info yang bagus seperti ini di sini… lanjut ah ke postingan blog ini yang berikutnya.. thx oom..

  39. aldrik said,

    Wrote on May 23, 2009 @ 2:56 am

    ehm . . mas bener banget . kita seharusnya mulai dari yang sederhana dulu ibarat

    alon-alon sing penting klakon, heheeheh

  40. jinkurakura said,

    Wrote on June 4, 2009 @ 9:33 am

    duh kok belibet ya… setiap blogger punya trik nya masing2 kalo yg standar2 mah pasti udah tau dan banyak di internet, trus yg secretnya ? pasti di umpetin dah…ha…ha… keep post pak… belajar dulu ah…

  41. DyonSebastian said,

    Wrote on July 24, 2009 @ 4:20 pm

    waw, panjang bener nih, oke deh Gan akan saya coba praktekin
    makasih infonya

  42. prayogo said,

    Wrote on August 23, 2010 @ 5:34 am

    tolong kalo mas atau -siapapun punya tutorial atau ilmu yang pingin disebsrin , mhon saya juga di kasih
    :-)

  43. name said,

    Wrote on August 25, 2010 @ 2:08 am

    this helped me so far,

Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Comment ↓

Name

E-mail

Website