Muka Baru Fanari-Id.com
Akhirnya selesai juga nih desain blog yang baru (walaupun agak telat bikin postingannya). Disain tema blog ini saya buat sendiri untuk cari muka menjauhkan blog ini dari keramaian tema WordPress gratis. Jadi biar blog ini tampak lebih original begitulah (walaupun nggak 100% original). Perbedaan yang paling mendasar dari tema blog baru ini dibandingkan dengan tema blog yang sebelumnya terletak pada navigasinya. Ya, desain blog saya yang dulu nggak begitu bagus sistem navigasinya. Berbeda dengan blog ini yang saya desain sidebarnya supaya bisa menampilkan daftar artikel yang terdahulu supaya mudah dilihat dan dibaca, dan beberapa kategori blog ini juga saya tambahkan di list sidebar. Berikut ini saya coba berikan beberapa perubahan dalam desain blog ini:
Header
Untuk kali ini saya tidak memasang logo di bagian atas/header, sebagai gantinya saya pasang gambar rambling keren yang saya dapatkan dari Smashing Magazine. Logo sekarang saya tempatkan di bagian atas sidebar.
Tipografi
Untuk jenis dan ukuran font saya ubah jadi lebih besar supaya lebih enak dibacanya. Berbeda dengan Blue Weed saya yang dulu yang mempunyai ukuran font super kecil (11px). Jenis font yang saya pakai untuk primary font adalah Lucida Grande, sebelumnya saya memakai font Tahoma.
Body
Bagian tubuh blog ini saya juga ubah jadi agak beda dengan yang sebelumnya. Bagian untuk artikel kini ukurannya lebih lebar dan bagian sidebar sekarang lebih sempit.
Sidebar
Dari dua kolom menjadi satu kolom, dan sekarang lebih sedikit widget yang saya pasang di sidebar. Buat temen2 yang suka teriak2 di shoutbox kini nggak bisa lagi karena sudah saya hapus sekarang
. Kalau untuk tempat iklan saya masih pasang karena itu harus dan paling penting :gajian: . Kenapa saya menghapus banner dan widget yang sebelumnya saya pasang di tema yang dulu? Ya nggak apa-apa sih, biar blog ini kelihatan sedikit lebih pro seperti desain blognya blogger-blogger profesional
Bottom & Footer
Pernahkah temen-temen lihat accordion dipasang di bagian bawah? Kalau belum silakan lihat bagian bawah blog ini. Jarang ada kan website yang naruh accordion di bagian bawah? Hehe :nggaya: . Sebelumnya accordion yang bisa dibuka tutup ini saya pasang di sidebar, dan sekarang saya pasang di bawah dan sekarang saya isi dengan macam2 list (jangan lupa aktifkan JavaScript di browser untuk melihat efek accordionnya). Blogroll dari temen2 pun sekarang saya pasang di accordion bawah.
Untuk footer sendiri saya masih pakai gambar rumput, cuma sekarang backgroundnya nggak putih lagi, malah item. Tak lupa saya pasang logo jQuery dan WordPress sebagai tanda terima kasih buat John Resig dan Matt Mullenweg yang masing-masing sudah memberikan jQuery Framework yang bikin accordion saya jadi keren dan CMS WordPress yang sekarang sudah banyak digunakan para blogger, secara gratis (hidup gratisan!! :hebat: ).
Yang diatas tadi adalah perubahan dari segi tampilan, dari segi file tema WordPress itu sendiri saya juga melakukan beberapa perubahan:
File JavaScript
Sekarang saya cuma memakai satu plugin (jQuery UI Accordion) dengan satu framework. Kalau temen2 yang sering lihat blog saya sebelumnya pasti ingat dengan slideshow e-book di bagian atas, tabber dan accordion di sidebar, dan tooltips. Nah karena kebanyakan makan bandwidth dan bikin lambat proses download, sementara ini saya cuma memakai accordion saja. Maaf ya untuk sementara ini slideshow e-book gratis belum saya pasang disini.
Halaman Arsip
Nah sekarang halaman arsip, kategori, tag, author, dan halaman hasil pencarian hanya menampilkan daftar list dari artikel blog ini, jadi tidak menampilkan sebagian tulisan artikel. Saya lakukan demikian untuk menghindari resiko duplicate content Google. Memang resikonya adalah menurunnya jumlah halaman yang terindex di google, karena cuma halaman main index template (index.php), single post (single.php), dan page template (page.php) saja yang akan diindeks oleh Google. Tapi ada juga keuntungannya kok, saya tidak perlu memasukkan script robot meta tags di headernya.
Custom 404
Sekarang saya juga menambahkan file 404.php, tapi sudah dikustomisasi sehingga tidak cuma menampilkan pesan error 404 saja tetapi juga menampilkan daftar arsip hari, bulan, tahun, serta kategori.
Stylesheet (CSS)
Ini dia nih yang paling bikin capek dan pusing karena hampir nggak tidur sampai waktu sahur buat desain layoutnya. Yang paling susah waktu bikin ads box di sidebarnya, maklum newbie, seharian bikinnya
. Memang sudah kelihatan lumayan sih walaupun belum sempurna. Kenapa saya bilang belum sempurna, karena belum cross-browser, jadi berbahagialah temen2 yang melihat tampilan sempurna blog ini menggunakan Firefox, tapi tidak buat pengguna IE 6 yang bikin sidebarnya agak kurang enak dipandang.
Sampai sini dulu aja ya, blog ini mau cari muka dulu nih, hehe
. Mudah-mudahan tema baru ini nggak cepet bikin saya bosan (nggak ah, bikinan sendiri nggak bikin bosen) dan memberikan banyak kemudahan buat pembaca.
p.s. Saya akan bagi2 tema WordPress Copyblogger lo, jadi tungguin tanggal rilisnya








Blog ini cuma blog komersil yang dipakai oleh fanari buat nyari duit. Siapa fanari?? Calon "pengangguran" yang (mencoba) sukses dalam bisnis online :).
{39 Comments so far ↓}