Blog Comment Poster: Cara Spammer Membangun Backlink dan Meningkatkan Pendapatan AdSense

spam comment

Sekedar memberikan informasi dan bukan bermaksud mengajak untuk mencari backlink menggunakan software blog comments posting otomatis, apalagi memberi tutorial bagaimana menyebar komentar spam untuk meningkatkan traffic dan dolar AdSense anda. Setidaknya kita sedikit perlu mengetahui dengan apa komentar-komentar yang diposting di blog kita tertangkap sebagai spam oleh anti spam. Secara umum semua komentar spam dibuat dengan menggunakan software khusus untuk menyebar spam, dan semuanya dilakukan secara otomatis oleh script penyebar spam tersebut. Kita tentu sering melihat komentar-komentar spam yang berisi puluhan link (dan biasanya mempromosikan viagra dan link-link download video kalau saya lagi panen spam di blog ini :mrgreen: ), yang tentu saja dengan mudah tertangkap oleh anti spam masa kini seperti Akismet.

Tapi komentar spam kadang-kadang bisa tampil menarik juga dengan berupa komentar yang hampir relevan dengan artikel di blog. Saya pernah (dan teman-teman mungkin juga) menerima komentar semacam ini: Continue reading

Hindarkan Blogmu Dari Duplicate Content Penalty

Salah satu alasan kenapa halaman web tidak muncul pada SERP adalah duplicate content penalty yang di berikan Google karena Google telah menemukan halaman tersebut telah di copy-paste oleh situs lain. Mungkin juga karena sebuah halaman memiliki lebih dari satu url, dimana Googlebot menganggap bahwa url tersebut menuju ke halaman berbeda-beda, walaupun sebenarnya tidak. Duplicate content juga bisa berarti beberapa situs atau halaman tidak akan terindeks oleh mesin pencari, bahkan bisa aja crawler berhenti mengindeks semua halaman dari sebuah situs karena dia menemukan banyak kopian dari suatu halaman pada url yang berbeda-beda. Terus, apa saja yang dianggap Google sebagai duplicate content? Continue reading

Blogger Nggak Tahu Etika

Akhirnya posting juga, setelah melewati masa-masa sulit di bulan April yang menyedihkan: miskin inspirasi, hilangnya gairah nulis, turunnya traffic, dan yg paling menyedihkan payahnya SERP blog ini di google :matabelo:

Bagaimanapun juga, kali ini saya akan memposting pendapat saya soal netiquette atau etika di dunia internet. Udah lama saya ingin menulis tentang topik ini setelah berkali-kali mata saya gatal setelah membaca postingan demi postingan dua orang blogger (nggak perlu dikasi link, atau saya sama aja dengan mereka) yang pake bahasa yang sangat kasar dan terkadang menghina rekan-rekan blogger lain yang mempunyai pandangan beda ama mereka. Saya yakin banyak blogger yang tau mereka jika saya ngasih link. Kebanyakan postingan berisi kritikan pada seseorang, kelompok, organisasi, instansi pada permasalahan yang lagi hangat-hangatnya, dengan nada protes :teriak: . Saya berpikir hal macam itu karena mindset yang udah terbentuk untuk menafsirkan semua permasalahan yang belum tentu dialami sendiri dengan asumsi pemikiran negatif. Dan yang paling membuat saya semakin gatal bahwa seringkali postingan-postingan mereka seolah-olah menyuruh orang lain untuk setuju dengan pandangan mereka. Bahkan ulasan terkesan bias atau tampak sikap berat sebelah, sekiranya ada orang lain yang berkomentar beda, pasti dianggap tak paham dengan permasalahan yang sedang dibicarakan. Seolah-olah merasa dirinyalah yang paling sempurna diantara rekan-rekan yang lain dengan tidak melihat kekurangan-kekurangan yang pasti lebih banyak pada dirinya sendiri, ditambah “penyerangan” terhadap pihak-pihak yang saya sebutkan di atas tadi.

Saya telah membaca blog InfoMalaya tentang etika ngeblog dan saya temukan hal menarik di sana tentang alasan perlunya memakai etika saat ngeblog: Continue reading