Belajar WordPress — Membuat Dynamic Highlight Menu

Dynamic Menu Highlighting adalah sebuah cara yang sudah banyak digunakan oleh banyak desainer theme WordPress — untuk menambahkan class secara dinamis pada navigasi blog WordPress. Gunanya untuk memberi semacam informasi kepada pembaca mengenai halaman apa yang sedang dilihat.

Seperti fungsinya, halaman yang sedang dibuka mempunyai class yang berbeda dengan halaman-halaman lain yang tidak dibuka. Sebagai contoh bisa kita lihat di blog ini, dimana tab home akan ter-highlight saat kita membuka halaman depan, sedangkan yang lain seperti about dan contact tidak ter-highlight. Begitu juga apabila halaman contact dibuka maka hanya tab contact-lah yang ter-highlight sedangkan yang lainnya tidak. Continue reading

Never Copy a Design—Just Steal It

Kalau anda pikir “mencuri” itu buruk, saya pikir anda tidak sepenuhnya benar. Mengapa? Bacalah apa yang pernah dikatakan seniman Pablo Picasso ↓


Tahun lalu ketika saya untuk pertama kalinya mengerti untuk apa CSS itu, saya belajar banyak saat melakukan apa yang banyak orang bilang perbuatan yang sangat merugikan kekayaan intelektual seseorang—plagiarisme.

Memang benar kalau aksi penjiplakan sangat merugikan seseorang, apalagi kalau kita melihat kasus antara Ronnie Garcia dengan Webteque, kemudian disain blog Copyblogger yang dijiplak dan dipakai website lain, saya tidak bisa membayangkan bagaimana kalau disain blog saya dengan mudahnya dicuri—seperti yang telah saya lakukan pada Copyblogger :D

Bagaimana jika saat anda merasa bosan dengan template yang anda pakai, anda melihat koleksi artikel Smashing Magazine tentang puluhan disain web terbaik untuk inspirasi disain anda. Anda menemukan satu tampilan desain web yang ingin anda miliki, dan anda mau menyewa seseorang untuk meniru disain tersebut.

Terdengar buruk-kah? :D

Saran saya, jangan tiru desain tersebut—curilah dengan tangan anda sendiri. Continue reading

Solusi Tipografi dengan Metode Alternatif sIFR dan FLIR

Fonts

Masalah utama dari tipografi web adalah keterbatasan jumlah web-safe font. Seperti yang kita tahu bahwa tipografi memegang kunci penting dalam web design dari aspek keindahan sampai readability. Sebenarnya W3 sudah mendefinisikan property @font-face pada CSS3, yang memungkinkan web designer untuk menentukan typeface dan menyertakan font untuk didownload dan di-render di websitenya.

Tapi ada beberapa masalah pada penggunaan property @font-face ini. Keluarga Internet Explorer 6-8 belum mendukung font-face, walaupun pesaingnya seperti Safari sudah mendukung cara ini, serta rilis terbaru dari Firefox dan Opera nanti.

Selain itu, masalah pelanggaran hak cipta (copyright) juga mungkin terjadi akibat pengunduhan dan pembagian (sharing) font.

Selain menggunakan CSS untuk mengatur tipografi web, metode alternatif lain yang ditawarkan adalah dengan menggunakan sIFR dan FLIR. Kedua-duanya merupakan typeface script yang memungkinkan kita untuk mengatur tipografi atau tampilan font sesuka hati tanpa harus mengorbankan aksesibilitas dan SEO. Sebenarnya ada metode lain seperti Cufon dan Typeface.js, tapi tidak akan saya bahas disini karena saya sendiri belum pernah mencobanya.

Berikut ini hasil perbandingan saya setelah mencoba menggunakan kedua metode sIFR dan FLIR. Continue reading

Membuat Halaman Error 404 Lebih User-friendly

Dead Sign

Image taken from Coding Horror

Sebagian pengguna internet paham apa itu 404 — Page Not Found. Sebagian besar lainnya mungkin tidak paham mengenai pesan standar 404 ketika membuka sebuah dead link. Anggaplah mereka yang tidak paham adalah pengunjung yang baru pertama kali mampir di website/blog kita, langsung dihadapkan pada pesan default 404 yang membingungkan. Maka apa yang terjadi? Dari survei yang saya dapat dari 404 Research Lab, sebagian besar dari mereka yang menjumpai 404 tidak akan berupaya menemukan halaman yang dicari dan akan langsung menutup halaman error 404 tersebut. Hmm, sebuah first impression yang buruk bukan? Continue reading

4 Trik CSS Untuk Memperindah Tulisan Artikel Blog

Pada artikel sebelumnya kita sedikit mengetahui bermacam-macam kesalahan yang sering kita temui pada blog, dalam hal keindahan tipografi (setidaknya menurut saya :D ). Selanjutnya yang akan kita bahas di sini adalah bagaimana memanfaatkan CSS untuk mengatur dan membentuk tulisan postingan kita menjadi sedikit lebih menarik dan bernilai. Ya, yang akan kita bahas kali ini sepenuhnya mengenai CSS styling, dan bagaimana mengaplikasikannya pada setiap artikel yang kita tulis. Jadi, siap-siap buka text editor dan menyalin deklarasi-deklarasi CSS berikut sekalian belajar CSS dengan mencoba sedikit demi sedikit mengubah nilai dari property CSS yang tersedia supaya sesuai dengan template yang kita gunakan. Continue reading

Estetika Menulis: 8 Kesalahan Yang Sering Ditemui Pada Blog Lokal

The Art of Writing

Image taken from TheWritersWorkshop.net

Selama ini kita sering mendapat banyak informasi mengenai tips-tips menulis artikel atau postingan di blog yang baik, baik itu yang ditulis oleh teman-teman blogger kita atau blogger-blogger dari luar negeri. Sebagian besar, selalu menawarkan kiat-kiat bagaimana menulis artikel yang menarik, dari segi penyampaian maupun bahasa yang digunakan, tapi jarang sekali saya temui artikel menarik yang memberikan cara-cara bagaimana menulis artikel bagus dari segi cara menulis yang bagus atau seni menulis. Yang saya maksud di sini erat sekali hubungannya dengan estetika atau keindahan tulisan dan seni tipografi (seperti yang pernah saya tulis lalu).

Yang sangat disayangkan, banyak postingan blog teman-teman kita yang sangat menarik isinya dilihat dari penyampaiannya tetapi buruk jika dilihat dari keindahan tulisannya. Inilah salah satu hal yang mungkin membedakan blogger kita dengan blogger-blogger luar negri. Kalau saya boleh bilang, blogger-blogger terkenal kita juga sedikit yang memperhatikan seni penulisan artikel yang mereka tulis. Entah karena sibuk dengan pekerjaanya mencari dollar atau memang tidak mau belajar tentang disain sedikitpun. Continue reading