Blogger Nggak Tahu Etika

Akhirnya posting juga, setelah melewati masa-masa sulit di bulan April yang menyedihkan: miskin inspirasi, hilangnya gairah nulis, turunnya traffic, dan yg paling menyedihkan payahnya SERP blog ini di google :matabelo:

Bagaimanapun juga, kali ini saya akan memposting pendapat saya soal netiquette atau etika di dunia internet. Udah lama saya ingin menulis tentang topik ini setelah berkali-kali mata saya gatal setelah membaca postingan demi postingan dua orang blogger (nggak perlu dikasi link, atau saya sama aja dengan mereka) yang pake bahasa yang sangat kasar dan terkadang menghina rekan-rekan blogger lain yang mempunyai pandangan beda ama mereka. Saya yakin banyak blogger yang tau mereka jika saya ngasih link. Kebanyakan postingan berisi kritikan pada seseorang, kelompok, organisasi, instansi pada permasalahan yang lagi hangat-hangatnya, dengan nada protes :teriak: . Saya berpikir hal macam itu karena mindset yang udah terbentuk untuk menafsirkan semua permasalahan yang belum tentu dialami sendiri dengan asumsi pemikiran negatif. Dan yang paling membuat saya semakin gatal bahwa seringkali postingan-postingan mereka seolah-olah menyuruh orang lain untuk setuju dengan pandangan mereka. Bahkan ulasan terkesan bias atau tampak sikap berat sebelah, sekiranya ada orang lain yang berkomentar beda, pasti dianggap tak paham dengan permasalahan yang sedang dibicarakan. Seolah-olah merasa dirinyalah yang paling sempurna diantara rekan-rekan yang lain dengan tidak melihat kekurangan-kekurangan yang pasti lebih banyak pada dirinya sendiri, ditambah “penyerangan” terhadap pihak-pihak yang saya sebutkan di atas tadi.

Saya telah membaca blog InfoMalaya tentang etika ngeblog dan saya temukan hal menarik di sana tentang alasan perlunya memakai etika saat ngeblog: Continue reading

Geliat Komunitas Blogger: Antara Loenpia dan Batagor

Banyak komunitas blogger yg bermuculan sampai saat ini. Kebanyakan terbentuk atas dasar kesamaan daerah/kota, tetapi ada juga sih karena kesamaan-kesamaan lainnya. Nah, kalau komunitas blogger daerah contohnya loenpia dan batagor. Kenapa loenpia?kenapa batagor? soalnya kedua-duanya enak sih :makan:

Banyak sekali keuntungan yang bisa diperoleh jika join dengan suatu komunitas blogger. Selain berpeluang menambah traffic pengunjung pada blog kita, kita juga dapat memperluas pertemanan, karena biasanya suatu komunitas sering mengadakan kegiatan bersama-sama semacam kopdar.

Masing-masing komunitas blogger punya aturan main sendiri kepada membernya atau semua blogger yang ingin bergabung. Semisal komunitas blogger semarang, loenpia dot net. Komunitas ini mensyaratkan supaya blogger yang ingin bergabung harus memiliki blog duluan (namanya juga komunitas blog). Perkenalan juga wajib dilakukan pada para penghuni lama komunitas. Habis itu dianjurkan untuk aktif berdiskusi di milis (saya udah gabung di komunitas ini, tapi kayaknya belum ada waktu buat aktif di milis nih). Setelah itu usahain mengikuti setiap kegiatan yang diadakan. Habis itu, udah, yang penting tetap jaga sopan santun dan patuhi peraturan yang berlaku. Ok?
Lain lagi dengan batagor… Continue reading

blogger, tulis postinganmu sendiri

Semua blogger, siapapun, pastinya nggak mau artikelnya di copas (copy-paste) ama orang tanpa mencantumkan tautan sumbernya. Sudah banyak juga para blogger yg bercerita tentang masalah netiket dalam dunia blog yg satu ini. Yah, walopun saya sendiri belum pernah menjadi korban tukang kopas, saya akan menyarankan teman2 blogger sekalian buat memasang banner copyscape seperti yg saya pasang di blog ini. Copyscape sendiri merupakan mesin pencari yg mampu mencari halaman website yg diplagiat. Nah silakan buka copyscape di browser favoritmu, trus cari apakah blog temen2 ada yg mengcopy paste. Bila ditemukan konten yg di jiplak tanpa mencantumkan tautan sumbernya, langkah selanjutnya saya serahkan pada temen2.
Apapun alasannya, menjiplak konten milik orang lain bukanlah hal yg baik dalam blogging:nonono:. Sejelek apapun tulisan kita masih lebih baik daripada tulisan bagus hasil jiplakan. Memulai ngeblog itu mudah kalau kita menulis sendiri tulisan kita. Walopun jelek nggak papa juga kan asalkan bisa konsisten dalam menulis, lama2 tulisan kita juga akan semakin berkembang dan bagus. Jangan pernah berpikir kalo tulisan yg kita rasa kurang bagus nggak akan dibaca orang. Ok?:jempol: